Search This Blog

Cara Atasi Anak Susah di Foto

Gimana ya cara atasi anak susah di foto? Haa ini pernah jadi renungan aku selama berminggu-minggu lo parents 😂😂.

Noh hasil foto kami ketika tempat wisatanya ternyata panass banget 🤣🤣.


Gimana kepala ga cenat cenut mikirnya karena fotonya di pakai untuk kerjasama dengan brand yang sudah teken kontrak atau merupakan foto penting untuk keluarga besar ya kan 😅😅 hahaha..

Syukurlah setelah melalui beberapa trial error, tampak perubahan hasil yang cukup signifikan di foto-foto kami hihihi..

Jauh sebelum aku menerima kerjasama atau kesepakatan keluarga besar untuk foto dengan anak-anak, sebetulnya aku selalu menanyakan mereka bersedia atau tidak bersedia ya parents. Namun namanya juga anak-anak yah.. Kadang-kadang ngambek, malas, moody gitu di hari Hnya ya kan.. 😜

Jadi sebagai langkah awal agar anak tidak susah di foto, aku ajak anak-anak ngobrol tentang bagaimana foto itu penting. Misalnya untuk foto kerjasama dengan brand, aku tunjukan bagaimana foto-foto kami itu merupakan salah satu pekerjaan dan tanggung jawab kami, foto-foto membantu brand (aku sebut mereka Om atau Tante ) juga.  Kita semua berteman, teman ga ingkar janji.  

Gaya bahasanya tentu di sesuaikan dengan usia anak ya parents, karena jarak usia anak aku lumayan jauh yaitu 6 tahun jadi ga bisa sama penyampaiannya walau pada intinya sama ☺.

Jaga mood anak, mendekati waktu foto dan saat foto jaga mood anak tetap baik. Misalnya  beri makanan sehat favoritnya, siapkan waktu bermain di sela waktu foto, jika perlu menegur dengan hangat, pilih ruangan dan pakaian yang nyaman. Beberapa hal ini sangat membantu anak menjaga mood agar hasil fotonya baik.

Jaga frekuensi, bagaimanapun dunia anak dunia bermain dan belajar ya parents.. Menurut aku mereka perlu menjaga energi dan mood mereka untuk belajar juga. 

Sebaiknya tidak sering-sering mengajak anak berfoto yang diharapkan hasilnya bagus, apalagi jika anak sering tampak tidak nyaman saat di foto ya parents. 

Puji Tuhan, sebetulnya anak-anak aku cukup senang ketika aku ajak foto, namun aku lihat mereka bisa kurang mood belajar ketika lelah aku ajak foto dengan konsep yang serius.

Challenge, Anak-anak juga sangat senang dan bersemangat di foto jika berupa tantangan berhadiah lo parents. Challenge mainan, pergi ke tempat impian dll bisa menjadi penyemangat anak di foto.

Apresiasi, kita lelah bekerja terasa adem jika di apresiasi hasilnya.. Anak-anakpun berhak di apresiasi atas hasil "kerja kerasnya".. Jadi puji anak atas hasil fotonya ya parents.. Anak jadi merasa semakin percaya diri dan tidak jera diajak foto kembali.

Terakhir, bagaimanapun foto sendiri berfungsi menangkap momen yang senyatanya ga selalu sempurna ya parents.. Jadi jika fotonya tidak tampak sempurnapun, tetap berharga 😍.

Bahkan seringkali kita dibuat ketawa, bersyukur, tersentuh dengan aneka hasil foto yang kacau dimasa lalu kan 😋. Soo santuy saja sama hasil foto anak-anak ya parents.



Ok parents, sekian sharing aku, semoga bermanfaat ya..

Best Regard 

Inova Melisa 


4 comments

  1. terima kasih sharingnya ma, sangat menginspirasi

    ReplyDelete
  2. Harus ada gimik yang menarik agar anak mau di foto kadang moodnya suka berubah awalnya semangat untuk difoto malah jadi rewel apalagi anak balita kan. Jika di dalam ruangan lebih ribet lagi

    ReplyDelete
  3. Heheh Alhamdulillah kak, setiap ada kerjasama Poto sama brand anak-anak mulai yang nomer 1 sampe terakhir semuanya bisa dikondisikan.
    Mereka juga suka karena ketika Emaknya gajian biasanya Emaknya ngajak jajan atau makan.

    ReplyDelete
  4. Memang penting untuk mengondisikan anak ya Mbak .. memberikan challenge dan juga apresiasi juga penting banget supaya anak merasa dihargai :)

    ReplyDelete

Silahkan Bagikan ^.^

>

Popular Posts

Total Tayangan Halaman